here's for

here's for

Jumat, 23 April 2010

PNEUMONIA [RADANG PARU-PARU]


secara global , PNEUMONIA adalah

Radang paru-paru yang merupakan sebuah penyakit pada paru-paru di mana pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atmosfer meradang dan terisi oleh cairan. Radang paru-paru dapat disebabkan oleh beberapa penyebab, termasuk infeksi oleh bakteria, virus, jamur, atau pasilan (parasite). Radang paru-paru dapat juga disebabkan oleh kepedihan zat-zat kimia atau cedera jasmani pada paru-paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya, seperti kanker paru-paru atau berlebihan minum alkohol.

**GEJALA yang berhubungan dengan radang paru-paru termasuk batuk, sakit dada, demam, dan kesulitan bernapas. Alat diagnosa termasuk Sinar-X dan pemeriksaan dahak. Perawatan tergantung dari penyebab radang paru-paru; radang paru-paru disebabkan bakteri dirawat dengan antibiotika.

Pneumonia sebagai salah satu komplikasi influenza kadang menunjukan gejala yang tidak disadari dari penderita karena sulitnya membedakan flu biasa, pneumonia, tifus dan gejala flu burung. Karena gejala walanya hampir sama terjadinya demam tinggi. Biasanya gejala yang ditimbulkan adalah batuk, sakit dada, demam dan kesulitan bernafasan. Juga batuk berdarah, demam dan terparahnya adalah sesak nafas merupakan gejala ditimbulkan dari penyakit pneumonia dan biasa dilakukan rontgen. Ini bisa disembuhkan apabila ditangani sejak dini jadi apabila diteksi dari awal dapat mempercepat penyembuhan dan juga penyembuhanya pneumonia ringan dengan meminum antibiotik dan juga banyak minum atau makanan vitamin juga. Apabila telah parah harus cepat penanganannya.


Pneumonia Berat ditandai dengan adanya batuk atau (juga disertai) kesukaran bernapas, napas sesak atau penarikan dinding dada sebelah bawah ke dalam (severe chest indrawing) pada anak usia 2 bulan sampai kurang dari 5 tahun. Pada kelompok usia ini dikenal juga Pnemonia sangat berat, dengan gejala batuk, kesukaran bernapas disertai gejala sianosis sentral dan tidak dapat minum. Sementara untuk anak dibawah 2 bulan, pnemonia berat ditandai dengan frekuensi pernapasan sebanyak 60 kali permenit atau lebih atau (juga disertai) penarikan kuat pada dinding dada sebelah bawah ke dalam.

Di Indonesia, pneumonia merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah kardiovaskuler dan tuberkulosis. Faktor sosial ekonomi yang rendah mempertinggi angka kematian. Gejala Pneumonia adalah demam, sesak napas, napas dan nadi cepat, dahak berwarna kehijauan atau seperti karet, serta gambaran hasil ronsen memperlihatkan kepadatan pada bagian paru
Kepadatan terjadi karena paru dipenuhi sel radang dan cairan yang sebenarnya merupakan reaksi tubuh untuk mematikan kuman. Tapi akibatnya fungsi paru terganggu, penderita mengalami kesulitan bernapas, karena tak tersisa ruang untuk oksigen. Pneumonia yang ada di masyarakat umumnya, disebabkan oleh bakteri, virus atau mikoplasma ( bentuk peralihan antara bakteri dan virus ). Bakteri yang umum adalah streptococcus Pneumoniae, Staphylococcus Aureus, Klebsiella Sp, Pseudomonas sp,vIrus misalnya virus influensa.

**untuk menghindari dan mencegah PNEUMONIA dapat dilakukan berbagai usaha ,antara lain ::

· Jagalah kebersihan terutama kebersihan tempat yang sering kita diami.

· Sering-seringlah cucitangan bila habis melakukan aktivitas.

· Jika memelihara unggas dirumah, perhatikan unggas tersebut dan apabila ada gejala2 yang tidak baik segera ungsikan karena akan menimbulkan virus penyakit dan dapat menular manusia.

· Apabila senang memelihara tanaman dan berkebun, pakai lah sarung tangan saat memakai pupuk yang terbuat dari kotoran hewan karena pada pupuk terdapat kotoran kuman.

· Jagalah kekebalan tubuh dengan mengkomsumsi vitamin.

apabila terjadi gejala PNEUMONIA pada anda ,lakukan langkah awal untuk mengurangi resiko semakin parahnya sakit .Dengan syarat ,usia masih muda, dideteksi sejak dini, sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik, infeksi belum menyebar, dan tidak ada infeksi lain.
Pengobatan awal biasanya adalah antibiotik, yang cukup manjur mengatasi penumonia oleh bakteri, mikoplasma dan beberapa kasus rickettsia.
Selain antibiotika, pasien juga akan mendapat pengobatan tambahan berupa pengaturan pola makan dan oksigen untuk meningkatkan jumlah oksigen dalam darah.
Pada pasien yang berusia pertengahan, diperlukan istirahat lebih panjang untuk mengembvalikan kondisi tubuh. Namun, mereka yang sudah sembuh dari dari pneumonia mikoplasma akan letih lesu dalam waktu yang panjang. Secara rutin, pasien yang sudah sembuh dari pneumonia jangan dilarang kembali melakukan aktifitasnya. Namun mereka perlu diingatkan untuk tidak langsung melakukan yang berat-berat. karena, istirahat cukup merupakan kunci untuk kembali sehat.

**mengenali PNEUMONIA sejak dini .
PNEUMONIA sebenarnya bukan penyakit baru. American Lung Association misalnya, menyebutkan hingga tahun 1936 pneumonia menjadi penyebab kematian nomor satu di Amerika. Penggunaan antibiotik, membuat penyakit ini bisa dikontrol beberapa tahun kemudian. Namun tahun 2000, kombinasi pneumonia dan influenza kembali merajalela dan menjadi penyebab kematian ketujuh di negara itu.
Pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan paru-paru meradang. Kantung-kantung udara dalam paru yang disebut alveoli dipenuhi nanah dan cairan sehingga kemampuan menyerap oksigen menjadi kurang. Kekurangan oksigen membuat sel-sel tubuh tidak bisa bekerja. Gara-gara inilah, selain penyebaran infeksi ke seluruh tubuh, penderita pneumonia bisa meninggal. Sebenarnya pneumonia bukanlah penyakit tunggal. Penyebabnya bisa bermacam-macam dan diketahui ada 30 sumber infeksi, dengan sumber utama bakteri, virus, mikroplasma, jamur, berbagai senyawa kimia maupun partikel.

>>PNEUMONIA oleh BAKTERI.
Pneumonia yang dipicu bakteri bisa menyerang siapa saja, dari bayi sampai usia lanjut. Pencandu alkohol, pasien pasca-operasi, orang-orang dengan penyakit gangguan pernapasan, sedang terinfeksi virus atau menurun kekebalan tubuhnya, adalah yang paling berisiko. Sebenarnya bakteri penyebab pneumonia yang paling umum adalah Streptococcus pneumoniae sudah ada di kerongkongan manusia sehat. Begitu pertahanan tubuh menurun oleh sakit, usia tua, atau malnutrisi, bakteri segera memperbanyak diri dan menyebabkan kerusakan.
Seluruh jaringan paru dipenuhi cairan dan infeksi dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Pasien yang terinfeksi pneumonia akan panas tinggi, berkeringat, napas terengah-engah, dan denyut jantungnya meningkat cepat. Bibir dan kuku mungkin membiru karena tubuh kekurangan oksigen. Pada kasus yang eksterm, pasien akan mengigil, gigi bergemelutuk, sakit dada, dan kalau batuk mengeluarkan lendir berwarna hijau. Sebelum terlambat, penyakit ini masih bisa diobati. Bahkan untuk pencegahan vaksinnya pun sudah tersedia.

>>PNEUMONIA oleh VIRUS.
Setengah dari kejadian pneumonia diperkirakan disebabkan oleh virus. Saat ini makin banyak saja virus yang berhasil diidentifikasi. Meski virus-virus ini kebanyakan menyerang saluran pernapasan bagian atas-terutama pada anak-anak- gangguan ini bisa memicu pneumonia. Untunglah, sebagian besar pneumonia jenis ini tidak berat dan sembuh dalam waktu singkat.
Namun bila infeksi terjadi bersamaan dengan virus influensa, gangguan bisa berat dan kadang menyebabkan kematian, Virus yang menginfeksi paru akan berkembang biak walau tidak terlihat jaringan paru yang dipenuhi cairan.
Gejala Pneumonia oleh virus sama saja dengan influensa, yaitu demam, batuk kering sakit kepala, ngilu diseluruh tubuh. Dan letih lesu, selama 12 sampai dengan 136 jam, napas menjadi sesak, batuk makin hebat dan menghasilkan sejumlah lendir. Demam tinggi kadang membuat bibir menjadi biru.

>> PNEUMONIA MIKROPLASMA.
Pneumonia jenis ini berbeda gejala dan tanda-tanda fisiknya bila dibandingkan dengan pneumonia pada umumnya. Karena itu, pneumonia yang diduga disebabkan oleh virus yang belum ditemukan ini sering juga disebut pneumonia yang tidak tipikal ( Atypical Pneumonia ).
Pneumonia mikroplasma mulai diidentifikasi dalam perang dunia II. Mikroplasma adalah agen terkecil dialam bebas yang menyebabkan penyakit pada manusia. Mikroplasma tidak bisa diklasifikasikan sebagai virus maupun bakteri, meski memiliki karakteristik keduanya.
Pneumonia yang dihasilkan biasanya berderajat ringan dan tersebar luas. Mikroplasma menyerang segala jenis usia. Tetapi paling sering pada anak pria remaja dan usia muda. Angka kematian sangat rendah, bahkan juga pada yang tidak diobati.
Gejala yang paling sering adalah batuk berat, namun dengan sedikit lendir. Demam dan menggigil hanya muncul di awal, dan pada beberapa pasien bisa mual dan muntah. Rasa lemah baru hilang dalam waktu lama.

>>PNEUMONIA jenis lain.
Termasuk golongan ini adalah Pneumocystitis Carinii pnumonia ( PCP ) yang diduga disebabkan oleh jamur, PCP biasanya menjadi tanda awal serangan penyakit pada pengidap HIV/AIDS.
PCP bisa diobati pada banyak kasus. Bisa saja penyakit ini muncul lagi beberapa bulan kemudian, namun pengobatan yang baik akan mencegah atau menundah kekambuhan.
Pneumonia lain yang lebih jarang disebabkan oleh masuknya makanan, cairan , gas, debu maupun jamur.
Rickettsia- juga masuk golongan antara virus dan bakteri-menyebabkan demam Rocky Mountain, demam Q, tipus, dan psittacosis. Penyakit-penyakit ini juga mengganggu fungsi Paru, namun pneumonia tuberkulosis alis TBC adalah infeksi paru paling berbahaya kecuali dioabati sejak dini.

[PNEUMONIA sudah menjadi salah satu penyakit yang mematikan di dunia ,oleh karena itu ,sejak dini perkenalkanlah anak,adik atau kerabat dekat kita ,jagalah mereka !Kenali gejalanya dan hindari penyebabnya . :) ]
**ika**

2 komentar:

  1. Saya abis medikal bwat kerja di malaisya , gagal krena hasil ronsen paru paru aku yg bagian bawah tidak runcing tapi tumpul , itu pnyakit apa dok
    . Gara gara itu saya gak lolos , pdhal aku jg mrasa shat shat aja , mohon pencerahanya makasih

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah saya sudah sembuh semenjak kosumsi obat racikan dari dokter yusuf selama 3 bulan langsung sembuh total... Dahulu minum obat apa pun gak cocok... Alhamdulillah semenjak ada yang sarani oleh teman saya untuk brobat dengan Dr yusuf. saya sekarang sembuh total dengan hanya minum obat racikan beliau selama 3 bulan rutin, jaga pola makan dan olah raga di pagi hari. Buat saudara yang lagi mencari kesembuhan saya rekomendasi kan coba brobat dengan Dr yusuf kalau tidak bisa datang langsung bisa beli resep obat nya langsung dengan beliau ini nomor beliau 0853-6167-52-32 semoga bisa sembuh juga seperti saya amin.

    BalasHapus